SEMARANG (29/04/2026) | Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung dunia pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan, Perum Perhutani KPH Semarang membuka ruang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa melalui kegiatan pengambilan sampling tanah dan pembuatan transek untuk pengamatan biodiversitas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Perhutani KPH Semarang melalui Kepala Sub Seksi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Agus Sudono dengan melibatkan mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di wilayah BKPH Jembolo Selatan, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan Candi petak 53 E1 pada Rabu (29/04).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa magang mendapatkan pendampingan langsung dari petugas Perhutani, termasuk Asisten Perhutani/Kepala BKPH Jembolo Selatan Dedik. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Perhutani terhadap proses pembelajaran lapangan sekaligus sebagai bahan penyusunan laporan magang mahasiswa.
Pendampingan meliputi penentuan titik sampling hingga teknik pengambilan sampel tanah sesuai standar kehutanan. Sampel yang diambil selanjutnya akan dianalisis dan dimanfaatkan sebagai data utama dalam penyusunan laporan magang.
Lokasi sampling berada pada tegakan tanaman gamal di petak 53 E1 RPH Candi yang memiliki peran penting dalam mendukung kesuburan tanah. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis di lapangan, tetapi juga memastikan data yang diperoleh memiliki validitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Administratur KPH Semarang melalui Asisten Perhutani/Kepala BKPH Jembolo Selatan Dedik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Perhutani dan dunia akademik. Ia menjelaskan bahwa melalui pendampingan tersebut diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lapangan serta menghasilkan data yang sesuai standar ilmiah.
Salah satu mahasiswa magang jurusan Ilmu Tanah Jundan menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga. Ia mengungkapkan bahwa pendampingan dari Perhutani sangat membantu, mulai dari penentuan titik hingga teknik sampling yang benar, sehingga data yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan utama dalam penyusunan laporan magang.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan pendidikan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang kompeten serta mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan (Smg/Noe).
Editor: Aris
Copyright © 2026