KENDAL, (29/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal menerima kunjungan Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan dan Produksi Divisi Regional Jawa Tengah untuk memastikan pelaksanaan kegiatan percepatan pengamanan kayu akibat bencana alam di BKPH Subah sesuai prosedur yang berlaku, Rabu (29/04).
Kunjungan Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan dan Produksi beserta jajaran pejabat Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah tersebut diterima langsung oleh Administratur/KKPH Kendal Muhadi bersama Asisten Perhutani KBKPH Subah dan jajaran di Kantor BKPH Subah.
Administratur/KKPH Kendal Muhadi menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan pengawasan terhadap kegiatan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa saat ini wilayah BKPH Subah masih melaksanakan kegiatan pengamanan pohon tumbang akibat bencana angin puting beliung yang terjadi pada bulan sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun jumlah personel terbatas dan volume pohon tumbang cukup banyak dengan ukuran besar, pihaknya tetap optimistis bahwa jajaran petugas di lapangan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa pembinaan kepada seluruh karyawan terus dilakukan, khususnya di wilayah BKPH Subah.
Muhadi menyampaikan bahwa jajaran BKPH Subah telah bersinergi dengan para pemangku kepentingan, khususnya Forkopimcam Subah, serta terus berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan untuk melakukan pengamanan di lokasi yang rawan pencurian kayu. Ia juga mengimbau kepada seluruh Asper untuk terus meningkatkan sinergi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan serta tokoh masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan dan Produksi Divisi Regional Jawa Tengah Didiet Widhy Hidayat menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kegiatan supervisi terkait percepatan pengamanan kayu di wilayah BKPH Subah.
Ia menjelaskan bahwa selain melakukan supervisi, pihaknya juga memberikan dukungan kepada jajaran di lapangan, khususnya mandor tebang, petugas penatausahaan kayu, Polisi Kehutanan Mobil, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan agar selalu waspada terhadap potensi pencurian kayu, mengingat banyaknya kayu berukuran besar di lokasi bencana.
Ia juga mengapresiasi semangat kerja petugas di lapangan yang telah bekerja keras dalam kegiatan pengamanan dan pengangkutan kayu sehingga realisasi pengamanan dapat berjalan optimal.
Sebelum melakukan pengecekan lapangan, ia berpesan kepada seluruh petugas agar selalu menggunakan alat pelindung diri dalam bekerja serta mematuhi administrasi tata kelola kayu dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara jajaran Perhutani dengan para pemangku kepentingan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Subah, Suyono, menyampaikan harapannya agar kegiatan percepatan pengamanan kayu pascabencana dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta membantu pengawasan di lapangan.
Ia juga berharap sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dapat terus ditingkatkan sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan percepatan pengamanan kayu akibat bencana alam di wilayah BKPH Subah dapat berjalan sesuai prosedur, aman, dan optimal (KND/MWN).
Editor: Aris
Copyright © 2026