PEKALONGAN BARAT (30/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem, melaksanakan silaturahmi dan koordinasi strategis dengan Pemerintah Desa Wanoja, guna melakukan pemantauan serta memperkuat pengamanan kawasan hutan, khususnya di wilayah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Winduasri, dan secara umum di wilayah BKPH Salem. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Wanoja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, pada Rabu, (29/04).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem, hadir langsung dan diterima oleh Kepala Desa Wanoja. Kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi gangguan keamanan hutan (gukamhut) serta antisipasi bencana alam.
Administratur, KPH Pekalongan Barat, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem, Taufiq, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini selain sebagai ajang perkenalan dirinya sebagai pejabat baru di BKPH Salem, juga untuk memohon dukungan serta mempererat sinergi yang telah terjalin baik antara Perhutani, dan Pemerintah Desa, dalam rangka pengamanan hutan secara preventif serta antisipasi bencana alam, seperti pohon tumbang dan tanah longsor. Menurutnya, kerja sama antara Perhutani, dan pemerintah desa, merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian serta kedaulatan kawasan hutan.
“Dukungan dari desa, khususnya Desa Wanoja, sangat penting dalam upaya mengantisipasi gukamhut dan mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara legal dan produktif. Bersama Pemerintah Desa Wanoja, selain melakukan koordinasi keamanan hutan yang masuk wilayah desa, juga dilakukan pemantauan titik-titik rawan serta antisipasi bencana alam di wilayah tersebut,” ujarnya.
Kepala Desa Wanoja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Salyo Pranoto, menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru di BKPH Salem.
Ia, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi kewilayahan demi menjaga keamanan hutan serta meningkatkan sinergi.
Ia, juga menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi bersama seperti ini penting dilakukan, khususnya untuk kawasan hutan yang berada dalam wilayah desa.
“Kolaborasi ini, tidak hanya berkaitan dengan pengamanan hutan, tetapi juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah yang menjadi tanggung jawab desa. Ke depan, kami berharap sinergi ini terus diperkuat demi mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya. (Pkb/Sgy)
Editor: Hening
Copyright © 2026